Proses QC LED

Benar-benar seni tata cahaya yang sangat luar biasa. LED sudah menjadi standar untuk menciptakan desain yang benar-benar mampu menarik perhatian…

Tidak hanya pada bangunan ini, rasanya LED sudah menjadi teknologi “mutlak” untuk menciptakan desain pencahayaan yang luar biasa menarik, namun hemat energi. Berbagai kelebihan yang dimiliki bola lampu berteknologi terkini ini, membuatnya populer di telinga siapa saja.Lighting designer, arsitek, hingga orang awam. Jadi, sepertinya tak perlu lagi kita berpanjang lebar membicarakan keunggulan-keunggulan lampu LED ini.

Tapi tahukah Anda bagaimana LED bisa sampai di tangan Anda, para konsumen? Perjalanan apa saja yang dilaluinya, sebelum sampai di tangan manufaktur yang kemudian memasarkannya?

Umumnya kita menemukan LED sudah dalam bentuk bola lampu, yang dipasarkan oleh perusahaan-perusahaan manufaktur lampu, yang kita kenal. Tak banyak yang tahu bahwa sebelum berbentuk bola lampu, LED dijual dalam bentuk substrate (lihat gambar). LED substrate diproduksi oleh perusahaan-perusahaan manufaktur, seperti Cree, Luxeon, Seoul Semi Conductor, GE, Samsung, LG, dan sebagainya. LED substrate inilah yang kemudian dibeli oleh perusahaan manufaktur lampu, yang kemudian melakukan proses packaging, hingga berbentuk bola lampu, seperti yang biasa kita lihat.

Sebelum sampai di pasar, LED juga melalui proses uji kualitas yang dinamakan binning process. Tahap uji kualitas ini akan melahirkan tingkatan-tingkatan kualitas LED, mulai dari Bin 1, Bin 2, Bin 3, dan seterusnya. Dari sekian tingkatan, hanya LED yang memiliki kualitas Bin 1 dan 2 yang dinyatakan lolos uji. Menurut para produsen, jumlah LED yang lulus uji ini tidak pernah lebih dari 50% dari seluruh LED yang diuji. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa harga LED relatif tinggi.

Proses pengujian atau binning process ini dilakukan sendiri oleh setiap manufaktur. Artinya belum ada lembaga resmi yang melakukan pengujian dan mengeluarkan sertifikasi standardisasi kualitas LED. Hal ini memang sedikit menyulitkan bagi kita, para konsumen, untuk memastikan kualias LED yang kita beli. Satu-satunya cara untuk menjamin kualitas LED, adalah dengan membeli produk dari brand-brand terpercaya, atau sudah kita kenal kualitasnya.

Begitu pula jika kita ingin menjaga kontinuitas kualitas cahaya dan warna dari LED yang kita gunakan. Sangat mungkin terjadi perbedaan pada cahaya dan warna, antara LED yang diproduksi oleh perusahaan satu dengan lainnya. Jadi, jika kita sudah menemukan LED yang pas dengan keinginan dan kebutuhan, alangkah lebih baik jika kita tetap membeli dari perusahaan yang sama. Apalagi kalau LED-LED tadi digunakan untuk satu proyek lighting yang sama.

Apa yang kita bicarakan barusan baru sekelumit dari “misteri” LED, yang mungkin belum banyak kita ketahui. Dengan lebih mengenal teknologi lampu terkini ini, Anda akan lebih mudah menentukan, apakah kita benar-benar harus mengganti semua bola lampu dengan LED? Atau benarkah LED adalah solusi untuk segala permasalah tata pencahayaan? Kita akan berkenalan lebih jauh dengan LED, di artikel-artikel blog berikutnya

Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: